Kemiskinan yang terburuk adalah KESEPIAN dan merasa tidak DICINTAI .... (M. Teresa)
Tampilkan postingan dengan label Artikel. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Artikel. Tampilkan semua postingan

Senin, Agustus 09, 2010

PEMEKARAN LINGKUNGAN ST.KALISTUS

Seiring perjalanan waktu, saat ini jumlah umat Katolik di area Kota Deltamas yang bernaung dibawah lingkungan St. Kalistus, telah berkembang menjadi sekitar 110 KK.
Untuk lebih mengefektifkan karya pelayanan pastoral, parokial-teritorial kepada umat Katolik di area Kota Deltamas khususnya, maka pengurus Lingkungan St. Kalistus bersama beberapa tokoh umat telah bersepakat untuk memekarkan Lingkungan St. Kalistus menjadi 3 (tiga) Lingkungan baru, dimana nama Santo Pelindung, St. Kalistus tetap dipertahankan.

Setelah beberapa kali pertemuan, akhirnya telah disepakati terbentuknya ketiga Lingkungan yang akan efektif berkarya mulai bulan Okober 2010 nanti.

Adapun Lingkungan-lingkungan baru tersebut mencakup:


1. Zona Pasific
(nama Pelindung: St. KALISTUS)
termasuk Cluster: Caribbean, Hawaii, Ruko Palais, Ruko Waikiki, Asrama Brimob, dan area Tegal Danas.



2. Zona Amerika (nama Pelindung: St. BARNABAS)
termasuk Cluster: Fresno, Pasadena, Roseville, Bahama, Malibu, Calgary, dan Riviera.



3. Zona Eropa (nama Pelindung: St. BIRGITTA)
termasuk Cluster: Catania, Parthenon, Catalonia, dan Nice



Catatan:
HAL-HAL YANG MENCAKUP PERUBAHAN DAN PENGALIHAN WEWENANG, KEWAJIBAN DAN TANGGUNG-JAWAB, AKAN DIRUMUSKAN SECARA SEKSAMA OLEH PENGURUS-PENGURUS LINGKUNGAN YANG BARU TERBENTUK, DALAM WAKTU DAN TEMPO YANG SESINGKAT-SINGKATNYA.

Kota Deltamas, 09 Agustus 2010
by: xxD

Read more...

Selasa, Februari 24, 2009

RABU ABU


Rabu Abu adalah permulaan Masa Prapaskah, yaitu masa pertobatan, pemeriksaan batin dan berpantang guna mempersiapkan diri untuk Kebangkitan Kristus dan Penebusan dosa kita.

Mengapa pada Hari Rabu Abu kita menerima abu di kening kita? Sejak lama, bahkan berabad-abad sebelum Kristus, abu telah menjadi tanda tobat. Misalnya, dalam Kitab Yunus dan Kitab Ester. Ketika Raja Niniwe mendengar nubuat Yunus bahwa Niniwe akan ditunggangbalikkan, maka turunlah ia dari singgasananya, ditanggalkannya jubahnya, diselubungkannya kain kabung, lalu duduklah ia di abu. (Yunus 3:6). Dan ketika Ester menerima kabar dari Mordekhai, anakdari saudara ayahnya, bahwa ia harus menghadap raja untuk menyelamatkan bangsanya, Ester menaburi kepalanya dengan abu (Ester 4C:13).
Bapa Pius Parsch, dalam bukunya "The Church's Year of Grace" menyatakan bahwa "Rabu Abu Pertama" terjadi di Taman Eden setelah Adam dan Hawa berbuat dosa. Tuhan mengingatkan mereka bahwa mereka berasal dari debu tanah dan akan kembali menjadi debu. Oleh karena itu, imam atau diakon membubuhkan abu pada dahi kita sambil berkata: "Ingatlah, kita ini abu dan akan kembali menjadi abu" atau "Bertobatlah dan percayalah kepada Injil".

Abu yang digunakan pada Hari Rabu Abu berasal dari daun-daun palma yang telah diberkati pada perayaan Minggu Palma tahun sebelumnya yang telah dibakar. Setelah Pembacaan Injil dan Homili abu diberkati. Abu yang telah diberkati oleh gereja menjadi benda sakramentali.

Dalam upacara kuno, orang-orang Kristen yang melakukan dosa berat diwajibkan untuk menyatakan tobat mereka di hadapan umum. Pada Hari Rabu Abu, Uskup memberkati kain kabung yang harus mereka kenakan selama empat puluh hari serta menaburi mereka dengan abu. Kemudian sementara umat mendaraskan Tujuh Mazmur Tobat, orang-orang yang berdosa berat itu diusir dari gereja, sama seperti Adam yang diusir dari Taman Eden karena ketidaktaatannya. Mereka tidak diperkenankan masuk gereja sampai Hari Kamis Putih setelah mereka memperoleh rekonsiliasi dengan bertobat sungguh-sungguh selama empat puluh hari dan menerima Sakramen Pengakuan Dosa. Sesudah itu semua umat, baik umum maupun mereka yang baru saja memperoleh rekonsiliasi, bersama-sama mengikuti Misa untuk menerima abu.

Sekarang semua umat menerima abu pada Hari Rabu Abu. Yaitu sebagai tanda untuk mengingatkan kita untuk bertobat, tanda akan ketidakabadian dunia, dan tanda bahwa satu-satunya Keselamatan ialah dari Tuhan Allah kita.

Read more...

Selasa, Februari 10, 2009

HAPPY VALENTINE

Hari Valentine (bahasa Inggris: Valentine's Day), pada tanggal 14 Februari adalah sebuah hari di mana para kekasih dan mereka yang sedang jatuh cinta menyatakan cintanya di Dunia Barat. Asal-muasalnya yang gelap sebagai sebuah hari raya Katolik Roma didiskusikan di artikel Santo Valentinus. Beberapa pembaca mungkin ingin membaca entri Valentinius pula. Hari raya ini tidak mungkin diasosiasikan dengan cinta yang romantis sebelum akhir Abad Pertengahan ketika konsep-konsep macam ini diciptakan.

Hari raya ini sekarang terutama diasosiasikan dengan para pencinta yang saling bertukaran notisi-notisi dalam bentuk "valentines". Simbol modern Valentine antara lain termasuk sebuah kartu berbentuk hati dan gambar sebuah Cupido (Inggris: cupid) bersayap. Mulai abad ke-19, tradisi penulisan notisi pernyataan cinta mengawali produksi kartu ucapan secara massal. The Greeting Card Association (Asosiasi Kartu Ucapan AS) memperkirakan bahwa di seluruh dunia sekitar satu milyar kartu valentine dikirimkan per tahun. Hal ini membuat hari raya ini merupakan hari raya terbesar kedua setelah Natal di mana kartu-kartu ucapan dikirimkan. Asosiasi yang sama ini juga memperkirakan bahwa para wanitalah yang membeli kurang lebih 85% dari semua kartu valentine.
Di Amerika Serikat mulai pada paruh kedua abad ke-20, tradisi bertukaran kartu diperluas dan termasuk pula pemberian segala macam hadiah, biasanya oleh pria kepada wanita. Hadiah-hadiahnya biasa berupa bunga mawar dan cokelat. Mulai tahun 1980-an, industri berlian mulai mempromosikan hari Valentine sebagai sebuah kesempatan untuk memberikan perhiasan.
Sebuah kencan pada hari Valentine seringkali dianggap bahwa pasangan yang sedang kencan terlibat dalam sebuah relasi serius. Sebenarnya valentine itu Merupakan hari Percintaan, bukan hanya kepada Pacar ataupun kekasih, Valentine merupakan hari terbesar dalam soal Percintaan dan bukan berarti selain valentine tidak merasakan cinta.
Di Amerika Serikat hari raya ini lalu diasosiasikan dengan ucapan umum cinta platonik "Happy Valentine's", yang bisa diucapkan oleh pria kepada teman wanita mereka, namun jarang kepada teman pria lainnya.
(Sumber: Wikipedia)

Read more...

Selasa, Januari 27, 2009

IMLEK 2560

Hujan rintik-rintik mewarnai perayaan Tahun Baru Imlek di Makassar, Senin 26-January2009.Menurut kepercayaan orang Tionghoa,jika pada puncak perayaan Imlek tak hujan,itu pertanda buruk, baik segi ekonomi maupun lainnya.

Namun,jika hujan deras berarti rezeki akan lancar dalam setahun ke depan. ”Meski hujan tidak deras menjelang sore, hal ini sudah menjadi pertanda baik karena perayaan Imlek agak dingin dan adem, setelah beberapa hari tidak turun hujan,” jelas Robert,warga Tionghoa di Jalan Bali,Makassar, Pimpinan Kelenteng Kwan Kong di Makassar Kusdiagung mengatakan, Imlek atau dikenal sebagai Tahun Baru China ini, shionya adalah kerbau tanah.Shio ini bermakna bahwa tahun ini semua orang harus bekerja keras untuk keluar dari kesulitan ekonomi.

”Selain itu,musim kemarau tahun ini diprediksi lebih panjang sehingga semua harus berusaha mampu bertahan dari segala sektor.Tahun ini kita akan lebih hidup prihatin,” katanya. Apalagi, Indonesia turut merasakan imbas krisis ekonomi global sehingga pemerintah dan masyarakatnya harus bahu membahu agar terlepas dari kesulitan ekonomi.

Sementara itu,perayaan Imlek berlangsung khidmat di sejumlah tempat,kemarin. Masyarakat etnis Tionghoa tampak bersukacita menyambut tahun kerbau tanah ini, walaupun dengan harap harap cemas. Kemeriahan juga tampak di sejumlah Kelenteng, Vihara, Li Tang, dan Cetya. Komunitas Kong Hu Cu dan Budha tampak melakukan ritual persembahyangan. (Sumber:SINDO Makasar)

Read more...

Kategori